Sabtu, 20 Juli 2024

Deklarasi Stop Perundungan SDN Sekardangan Sidoarjo bersama Wali Murid dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana

Perundungan di sekolah, atau bullying dalam bahasa Inggris, adalah perilaku agresif yang dilakukan oleh individu atau kelompok terhadap seseorang dengan tujuan untuk menyakiti, mendominasi, atau mengecualikan korban. Perundungan dapat terjadi dalam berbagai bentuk dan bisa memiliki dampak yang serius bagi korban.

Perundungan di sekolah adalah perilaku berulang yang dimaksudkan untuk menekan, menyakiti, atau merendahkan seseorang. Ini bisa dilakukan oleh siswa terhadap siswa lain, atau oleh staf sekolah terhadap siswa. Perundungan dapat melibatkan kekerasan fisik, verbal, atau perilaku sosial yang merugikan.

Dampak Perundungan di Sekolah

  1. Dampak pada Korban

    • Psikologis: Stres, kecemasan, depresi, atau rasa rendah diri.
    • Akademis: Penurunan prestasi akademik, sering bolos sekolah, atau ketidakmampuan untuk berkonsentrasi.
    • Fisik: Masalah kesehatan seperti sakit kepala, gangguan tidur, atau gangguan makan.
  2. Dampak pada Pelaku

    • Perilaku: Potensi untuk berkembang menjadi perilaku kekerasan yang lebih serius atau gangguan perilaku.
    • Hubungan Sosial: Kesulitan dalam membangun hubungan yang sehat dengan orang lain.
  3. Dampak pada Lingkungan Sekolah

    • Atmosfer: Lingkungan sekolah menjadi tidak aman atau tidak nyaman bagi semua siswa.
    • Budaya Sekolah: Munculnya iklim negatif yang memengaruhi interaksi sosial dan suasana belajar.

Langkah-Langkah Penanganan Perundungan di Sekolah

  1. Pendidikan dan Kesadaran

    • Mengadakan program pendidikan untuk siswa, guru, dan orang tua mengenai perundungan dan cara-cara menanggulanginya.
  2. Pengembangan Kebijakan Sekolah

    • Menyusun dan menerapkan kebijakan anti-perundungan yang jelas dan tegas di sekolah.
  3. Dukungan bagi Korban

    • Menyediakan layanan konseling dan dukungan emosional bagi korban perundungan.
  4. Pendekatan Terhadap Pelaku

    • Melakukan intervensi yang konstruktif untuk membantu pelaku memahami dampak tindakan mereka dan mengubah perilaku mereka.
  5. Menciptakan Lingkungan Sekolah yang Positif

    • Mendorong budaya saling menghormati dan mendukung di antara siswa dan staf.
  6. Pelaporan dan Tindak Lanjut

    • Menciptakan sistem pelaporan yang aman dan mudah diakses untuk melaporkan kasus perundungan serta memastikan adanya tindak lanjut yang efektif.

Langkah-Langkah Pencegahan Perundungan di Sekolah

  1. Program Pencegahan

    • Melaksanakan program yang fokus pada pencegahan perundungan dan promosi perilaku positif.
  2. Melibatkan Seluruh Pihak

    • Membangun kemitraan antara sekolah, keluarga, dan komunitas untuk mencegah perundungan.
  3. Peningkatan Keterampilan Sosial

    • Mengajarkan keterampilan sosial dan resolusi konflik kepada siswa.
  4. Memberdayakan Siswa

    • Melibatkan siswa dalam inisiatif anti-perundungan dan memberikan mereka suara dalam menciptakan lingkungan yang aman.

Kesimpulan

SDN Sekardangan Sidoarjo menolak keras adanya perundungan atau bullying di Sekolah, oleh karena itu hari ini tanggal 20 Juli 2024  kami bersama-sama mengadakan deklarasi untuk bukti bahwa kita semua melawan adanya perundungan. 

Perundungan di sekolah adalah masalah serius yang dapat memengaruhi semua orang dalam komunitas sekolah. Dengan memahami berbagai bentuk perundungan, penyebab, dampak, serta langkah-langkah penanganan dan pencegahannya, kita dapat bekerja sama untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan mendukung bagi semua siswa.


Selasa, 16 Juli 2024



Masa pengenalan lingkungan sekolah, atau biasa disebut sebagai orientasi sekolah, merupakan periode penting dalam kehidupan siswa baru yang bertujuan untuk membantu mereka beradaptasi dengan lingkungan belajar baru. Berikut adalah penjelasan lebih mendetail tentang masa pengenalan lingkungan sekolah dalam lima alinea:

Pertama, orientasi sekolah memberikan kesempatan kepada siswa baru untuk mengenal dengan lebih baik fasilitas-fasilitas sekolah. Mereka diberi tur mengelilingi kampus untuk mengetahui lokasi kelas, perpustakaan, ruang olahraga, dan fasilitas lainnya. Ini membantu siswa untuk merasa lebih nyaman dan terorientasi saat memulai kegiatan belajar.

Kedua, selama masa pengenalan ini, siswa baru juga diperkenalkan dengan staf pengajar dan non-pengajar di sekolah. Mereka bertemu dengan kepala sekolah, guru-guru, konselor, serta pegawai administrasi. Interaksi ini memberi kesempatan kepada siswa untuk memahami siapa orang-orang yang mereka bisa minta bantuan atau arahan selama masa belajar di sekolah.

Ketiga, orientasi sekolah juga bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang aturan dan kebijakan sekolah. Siswa diberitahu mengenai kode etik, disiplin sekolah, jadwal pelajaran, serta prosedur administratif lainnya. Hal ini penting agar siswa memahami ekspektasi yang diberlakukan di sekolah dan dapat menjalani kehidupan sekolah dengan tertib dan efektif.

Keempat, masa pengenalan sekolah sering kali mencakup kegiatan sosialisasi. Ini merupakan kesempatan bagi siswa baru untuk berinteraksi dengan teman sekelas dan senior. Kegiatan ini bisa berupa permainan, ice-breaking, atau kegiatan kelompok lainnya yang dirancang untuk membangun hubungan sosial yang positif antar siswa.

Terakhir, selain itu, orientasi sekolah juga memberikan informasi tentang kurikulum sekolah dan berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang tersedia. Siswa diberikan gambaran tentang mata pelajaran yang akan mereka pelajari, serta kesempatan untuk mengikuti klub, organisasi, atau kegiatan lain di luar jam pelajaran. Ini membantu siswa untuk merencanakan partisipasi mereka dalam aktivitas yang mendukung pengembangan akademik dan non-akademik mereka di sekolah.

Secara keseluruhan, masa pengenalan lingkungan sekolah adalah langkah awal yang penting dalam mempersiapkan siswa baru untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan belajar baru mereka. Ini bukan hanya tentang mengenal fisik dan aturan sekolah, tetapi juga tentang membangun jaringan sosial, memahami harapan sekolah, dan merencanakan partisipasi dalam pengalaman pendidikan mereka yang komprehensif.




 

Sabtu, 30 Maret 2024

Pondok Ramadhan SD Negeri Sekardangan 1445 H

 


Pondok Ramadhan merupakan sebuah program yang umumnya diadakan di sekolah-sekolah dasar selama bulan suci Ramadhan. Program ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada siswa tentang nilai-nilai agama Islam serta mengenalkan praktik-praktik ibadah yang dilakukan selama bulan puasa. Dalam pondok Ramadhan, siswa diberikan kesempatan untuk belajar, beribadah, dan berbagi pengalaman bersama, menciptakan lingkungan yang mendukung dan memperkuat keimanan serta kebersamaan di antara mereka. Berikut adalah penjelasan lebih detail tentang Pondok Ramadhan di sekolah dasar, termasuk tujuan, kegiatan, manfaat, dan dampaknya.


1. Pengenalan Program Pondok Ramadhan

Program Pondok Ramadhan di sekolah dasar merupakan inisiatif untuk memberikan pemahaman yang lebih baik kepada siswa tentang pentingnya bulan Ramadhan dalam agama Islam. Biasanya, program ini diadakan setiap tahun selama bulan puasa. Para siswa diajak untuk memahami makna puasa, ibadah, dan nilai-nilai moral yang terkandung dalam bulan suci ini.

2. Tujuan Program Pondok Ramadhan

Tujuan utama dari program Pondok Ramadhan adalah untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap ajaran agama Islam serta memperkuat keimanan dan ketaqwaan mereka kepada Allah SWT. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk memupuk sikap toleransi, kepedulian, dan kebersamaan di antara siswa, sehingga menciptakan lingkungan belajar yang harmonis dan mendukung.

3. Kegiatan dalam Pondok Ramadhan

Dalam Pondok Ramadhan, siswa akan mengikuti serangkaian kegiatan yang dirancang untuk memperdalam pemahaman mereka tentang Islam dan meningkatkan ketaqwaan mereka. Kegiatan tersebut meliputi pembelajaran tentang tata cara ibadah, bacaan Al-Qur'an, doa-doa, serta kisah-kisah islami yang memperkaya pemahaman mereka tentang nilai-nilai kehidupan.
Selain itu, program ini juga biasanya menyelenggarakan kegiatan sosial, seperti penggalangan dana untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, kunjungan ke panti asuhan atau rumah sakit, dan berbagai kegiatan amal lainnya. Hal ini bertujuan untuk mengajarkan kepada siswa pentingnya berbagi rezeki dan kepedulian terhadap sesama, nilai-nilai yang sangat ditekankan dalam ajaran Islam.

4. Manfaat Program Pondok Ramadhan

Program Pondok Ramadhan memberikan beragam manfaat bagi siswa dan lingkungan sekolah. Salah satunya adalah peningkatan pemahaman agama dan keimanan siswa. Melalui kegiatan yang berfokus pada ajaran Islam, siswa dapat memahami nilai-nilai moral yang diajarkan oleh agama serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, program ini juga memperkuat ikatan antar siswa dan meningkatkan rasa kebersamaan di sekolah. Melalui kegiatan bersama selama bulan Ramadhan, siswa belajar untuk saling mendukung dan menghargai satu sama lain, sehingga menciptakan iklim belajar yang lebih positif dan menyenangkan.

5. Dampak Program Pondok Ramadhan

Dampak positif dari program Pondok Ramadhan dapat dirasakan oleh seluruh komunitas sekolah, termasuk siswa, guru, dan orang tua. Para siswa akan menjadi lebih terdidik secara spiritual dan moral, sementara guru dapat melihat peningkatan dalam partisipasi siswa dan perbaikan dalam perilaku mereka. Orang tua juga akan merasakan dampak positif ini dalam pembentukan karakter anak-anak mereka.
Selain itu, program Pondok Ramadhan juga dapat memperkuat hubungan antara sekolah dan masyarakat. Melalui kegiatan sosial yang diselenggarakan dalam program ini, sekolah dapat menjadi pusat yang aktif dalam membantu dan melayani masyarakat sekitar, sehingga memperkuat ikatan antara sekolah, siswa, dan masyarakat.

6. Kesimpulan

Program Pondok Ramadhan di sekolah dasar merupakan upaya yang sangat berharga dalam meningkatkan pemahaman agama, memperkuat keimanan, dan memupuk nilai-nilai moral di kalangan siswa. Dengan menyelenggarakan kegiatan yang berfokus pada ajaran Islam serta mengajarkan nilai-nilai kebaikan dan kepedulian, program ini tidak hanya memberikan manfaat kepada siswa secara individual, tetapi juga menciptakan lingkungan belajar yang lebih harmonis dan mendukung bagi seluruh komunitas sekolah.

Kamis, 15 Februari 2024

“menjadi Generasi Hebat dan Berkarakter Melalui Tauladan Rasulullah SAW”


 Kegiatan Isra’ Miraj Di SD Negeri Sekardangan tahun 2024 Mengusung tema “menjadi Generasi Hebat dan Berkarakter Melalui Tauladan Rasulullah SAW”

Isra' Mi'raj adalah peristiwa luar biasa dalam sejarah Islam yang mengisahkan perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsa di Yerusalem, dan dari sana ke langit-langit yang berbeda-beda, menghadiri pertemuan dengan Allah. Peristiwa ini memiliki makna spiritual dan menandai keistimewaan dan kedudukan tinggi Nabi Muhammad di sisi Allah.

Latar Belakang Sejarah Isra' Mi'raj

Isra' Mi'raj terjadi pada malam yang sangat penting dalam kehidupan Nabi Muhammad, di tengah-tengah perjalanan misi kenabian beliau. Peristiwa ini terjadi pada tahun ke-10 kenabian, sebelum hijrah Nabi Muhammad dari Makkah ke Madinah. Pada saat itu, Nabi Muhammad mengalami berbagai ujian dan penindasan dari kaum Quraisy yang menentang ajarannya. Isra' Mi'raj menjadi hikmah dan keajaiban yang menunjukkan dukungan ilahi dan penguatan spiritual kepada Nabi.

Perjalanan Isra' dari Makkah ke Masjidil Aqsa

 Isra' dimulai ketika Malaikat Jibril (Gabriel) datang kepada Nabi Muhammad di Masjidil Haram dan membawa Buraq, sebuah binatang bersayap yang membawa Nabi dalam sekejap ke Masjidil Aqsa di Yerusalem. Perjalanan ini menunjukkan kekuasaan Allah dan kemuliaan Rasulullah, yang melewati waktu dan ruang dengan cara yang tidak terlukiskan. Di Masjidil Aqsa, Nabi Muhammad menerima perintah untuk melakukan shalat, yang kemudian menjadi salah satu rukun Islam.

Perjalanan Mi'raj ke Langit-langit

 Setelah Isra', Mi'raj mengangkat Nabi Muhammad ke langit-langit, melewati tujuh lapisan langit. Setiap langit dihuni oleh para malaikat dan diisi dengan keajaiban yang tak terbayangkan. Di setiap langit, Nabi Muhammad bertemu dengan para nabi dan rasul terdahulu, termasuk Nabi Adam, Nabi Musa, dan Nabi Isa. Ini menegaskan kedudukan Nabi Muhammad sebagai pemimpin para nabi dan rasul.

Pertemuan dengan Allah

Puncak dari Mi'raj adalah pertemuan Nabi Muhammad dengan Allah. Meskipun detail pertemuan ini tidak bisa sepenuhnya dimengerti oleh akal manusia, peristiwa ini menunjukkan kedekatan dan hubungan yang unik antara Nabi dan Allah. Allah memberikan wahyu kepada Nabi Muhammad dan memberinya perintah shalat lima waktu, sebagai salah satu rukun Islam. Pertemuan ini juga mengukuhkan status Nabi Muhammad sebagai hamba pilihan Allah.

Makna Spiritual Isra' Mi'raj

Isra' Mi'raj memiliki makna spiritual yang mendalam. Perjalanan Nabi Muhammad ke langit-langit dan pertemuannya dengan Allah mengajarkan tentang ketaatan, kepatuhan, dan koneksi spiritual yang erat antara hamba dan Tuhannya. Mi'raj juga mengingatkan umat Islam akan pentingnya shalat, sebagai sarana komunikasi langsung dengan Allah. Ini mengajarkan bahwa kehidupan seorang Muslim harus diisi dengan ketaatan dan ketakwaan kepada Allah.

 

Pengaruh Isra' Mi'raj dalam Kehidupan Umat Islam

Isra' Mi'raj memiliki pengaruh mendalam dalam kehidupan umat Islam. Peristiwa ini memperkuat iman para sahabat Nabi dan memotivasi mereka untuk menghadapi tantangan dan perjuangan dalam menyebarkan Islam. Kisah ini juga menjadi sumber inspirasi bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah dan memperkuat ikatan spiritual dengan Allah. Isra' Mi'raj juga mengingatkan umat Islam akan pentingnya menjaga dan memuliakan Nabi Muhammad sebagai teladan terbaik dalam kehidupan sehari-hari.

Maka dengan tema “menjadi Generasi Hebat dan Berkarakter Melalui Tauladan Rasulullah SAW” SD Negeri sekardangan mengadakan acara lomba Da’i cilik siswa siswi SDN Sekardangan.


"Da'i Cilik Berpotensi Menyemai Kebaikan dari Usia Muda"

Dalam setiap anak terdapat potensi untuk menjadi agen perubahan. Lomba da'i cilik merupakan wadah untuk menggali bakat dakwah sejak dini. Anak-anak sebagai da'i cilik memiliki tugas mulia untuk menyemai kebaikan di sekitar mereka.

Dakwah bukan hanya tentang kata-kata, tetapi juga tentang teladan. Da'i cilik dapat memberikan inspirasi dengan perilaku baiknya. Melalui kejujuran, kepedulian, dan sikap santun, mereka dapat menjadi teladan bagi teman-teman sebayanya.

Lomba da'i cilik bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga pembelajaran. Anak-anak belajar tentang nilai-nilai Islam dan cara menyampaikannya dengan cara yang mudah dipahami oleh teman-teman seumur mereka. Mereka juga belajar menjadi pemimpin dalam menyebarkan kebaikan di lingkungan sekitarnya.

Dengan lomba da'i cilik, diharapkan generasi muda dapat tumbuh menjadi individu yang bertanggung jawab dan memiliki peran aktif dalam menyebarkan nilai-nilai kebaikan. Sehingga, meskipun mereka masih cilik, kebaikan yang mereka tanamkan dapat tumbuh besar dan memberikan dampak positif pada masyarakat. berikut link youtube peserta Da'i Cilik 

https://www.youtube.com/watch?v=hoR9odAvVyM&t=24s

https://www.youtube.com/watch?v=w54K4ef6eTM

https://www.youtube.com/watch?v=95cu6bWJIJg&t=3s

https://www.youtube.com/watch?v=MYfWSW4Crsc&t=19s

https://www.youtube.com/watch?v=ZPr2A9NTxtI&t=39s

https://www.youtube.com/watch?v=NAX4f88096s&t=78s



Rabu, 31 Januari 2024

" PEKAN LITERASI " Dalam Rangka Memperingati Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo ke 165 Tahun 2024

 


dalam rangka peringatan Hari jadi ke-165 kabupaten Sidoarjo 2024 (HARJASDA), yang di peringati setiap tanggal 31 Januari. Sedikit cerita tentang sejarah Kabupaten Sidoarjo, sebagian orang mengenal Sidoarjo sebagai kabupaten yang berbatasan langsung dengan kota surabaya. Di balik itu, Sidoarjo ternyata memiliki sejarah panjang sejak zaman kerajaan di Indonesia.

Sejarah Kabupaten Sidaorjo

Sidoarjo dulunya dikenal sebagai pusat kerajaan jenggala, Sementara itu, pada masa penjajahan Belanda, Sidoarjo bernama Sidokare. Sidokare merupakan gabungan dari kata Sido yang berarti jadi dan Kare berarti tertinggal. Saat itu, Sidokare merupakan bagian dari Kabupaten Surabaya. Sidokare dipimpin oleh seorang patih bernama R Djojohardjo yang bertempat tinggal di Pucang Anom.

Berdasarkan Keputusan Pemerintah Hindia Belanda No. 9/1859 tanggal 31 Januari 1859 Staatsblad No. 6, Kabupaten Surabaya kemudian dibagi menjadi dua bagian, yaitu Kabupaten Surabaya dan Kabupaten Sidokare. Pada 28 Mei 1859, nama Kabupaten Sidokare diganti menjadi Sidoarjo. Sebabnya, nama tersebut dianggap memiliki konotasi kurang bagus.

Sidoarjo Kini

Kini, Kabupaten Sidoarjo tidak sekedar menjadi kabupaten yang berbatasan langsung dengan Surabaya. Namun, Kabupaten ini memiliki beragam wisata dan kuliner menarik.

Beberapa wisata di Kabupaten Sidoarjo adalah Monumen Jayandaru, Delta Fishing, Wisata Sungai Karanggayam, Kampung Batik Jetis, Museum Mpu Tantular, Candi Dermo, Candi Mendalem, Candi Pari, Candi Sumur, Candi Tawangalun. Ada juga kawasan Pemancingan Kalanganyar, Kampung Krupuk Kedungrejo, hingga Sentra Tas dan Koper Tanggulangin.

Selain itu, Kabupaten Sidoarjo juga memiliki beberapa makanan khas. Seperti kupang lontong, sate kerang, otak-otak bandeng, ote-ote, lontong balap, kerupuk udang, bandeng asap, bandeng presto, dan petis.

Nah, itu tadi penjelasan sejarah dan asal-usul Kabupaten Sidoarjo. Semoga bermanfaat ya.

Peringatan tahun ini mengusung tema "SIDOARJO GEMILANG MELAJU BERKELANJUTAN" dengan ini, SD Negeri Sekardangan mengadakan kegiatan lomba pekan Literasi SDN Sekardangan, tahun ini bertujuan untuk memperkenalkan dan meningkatkan pemahaman siswa akan pentingnya literasi dalam era teknologi yang terus berkembang pesat. 

manfaatnya adalah memperluas wawasan dan memperoleh informasi baru. adapun tersebut meliputi lomba menggambar, menyanyi, dan mendongeng. Kegiatan tersebut di meriahkan oleh siswa siswi SDN Sekardangan mulai kelas satu sampai dengan kelas enam. Untuk lomba menggambar di peruntukkan bagi siswa kelas 1 dan 2. 

Lomba menyanyi yang di ikuti kelas 3 dan 4, dan lomba yang terakhir yaitu mendongeng yang di ikuti siswa kelas 5 dan 6. Nah, itu tadi penjelasan sejarah singkat dan penjelasan tentang kegiatan lomba pekan literasi di SD negeri Sekardangan. semoga Bermanfaat ya. (31 Januari 2024)

https://www.sidoarjokab.go.id

https://dispendik.sidoarjokab.go.id/dispendik

Jumat, 08 Desember 2023

SUMATIF AKHIR SEMESTER 1 TAHUN PELAJARAN 2023-2024

KELAS 1.

PENDIDIKAN PANCASILA : https://forms.gle/fJFFPv7TKhxDyJB76

BAHASA INDONESIA : https://forms.gle/wW4M7nioszB4HY1X6 

MATEMATIKA : https://forms.gle/76cqrchBtDthvmrd6

PAI DAN BP : https://forms.gle/cqSPHAwpEUnUh1eV9

TIK : https://forms.gle/twkW4DyPaoSCLEXZ6 

SENI RUPA : https://forms.gle/twkW4DyPaoSCLEXZ6




KELAS 2

PENDIDIKAN PANCASILA : https://forms.gle/fJFFPv7TKhxDyJB76

BAHASA INDONESIA : https://forms.gle/wW4M7nioszB4HY1X6 

MATEMATIKA : https://forms.gle/76cqrchBtDthvmrd6

PAI DAN BP : https://forms.gle/cqSPHAwpEUnUh1eV9

TIK : https://forms.gle/twkW4DyPaoSCLEXZ6 

SENI RUPA : https://forms.gle/twkW4DyPaoSCLEXZ6


KELAS 3

PENDIDIKAN PANCASILA : https://forms.gle/fJFFPv7TKhxDyJB76

BAHASA INDONESIA : https://forms.gle/wW4M7nioszB4HY1X6 

MATEMATIKA : https://forms.gle/76cqrchBtDthvmrd6

PAI DAN BP : https://forms.gle/cqSPHAwpEUnUh1eV9

TIK : https://forms.gle/twkW4DyPaoSCLEXZ6 

SENI RUPA : https://forms.gle/twkW4DyPaoSCLEXZ6


KELAS 4

PENDIDIKAN PANCASILA : https://forms.gle/fJFFPv7TKhxDyJB76

BAHASA INDONESIA : https://forms.gle/wW4M7nioszB4HY1X6 

MATEMATIKA : https://forms.gle/76cqrchBtDthvmrd6

PAI DAN BP : https://forms.gle/cqSPHAwpEUnUh1eV9

TIK : https://forms.gle/twkW4DyPaoSCLEXZ6 

SENI RUPA : https://forms.gle/twkW4DyPaoSCLEXZ6


KELAS 5

PENDIDIKAN PANCASILA : https://forms.gle/fJFFPv7TKhxDyJB76

BAHASA INDONESIA : https://forms.gle/wW4M7nioszB4HY1X6 

MATEMATIKA : https://forms.gle/76cqrchBtDthvmrd6

PAI DAN BP : https://forms.gle/cqSPHAwpEUnUh1eV9

TIK : https://forms.gle/twkW4DyPaoSCLEXZ6 

SENI RUPA : https://forms.gle/twkW4DyPaoSCLEXZ6


KELAS 6

PENDIDIKAN PANCASILA : https://forms.gle/fJFFPv7TKhxDyJB76

BAHASA INDONESIA : https://forms.gle/wW4M7nioszB4HY1X6 

MATEMATIKA : https://forms.gle/76cqrchBtDthvmrd6

PAI DAN BP : https://forms.gle/cqSPHAwpEUnUh1eV9

TIK : https://forms.gle/twkW4DyPaoSCLEXZ6 

SENI RUPA : https://forms.gle/twkW4DyPaoSCLEXZ6

Senin, 14 Agustus 2023

Lomba Tingkat 1 Gugus Depan 01.063 dan 01.064 Pangkalan SDN Sekardangan

Gerakan Pramuka Gugus Depan 01.063-01.064 Pangkalan SDN Sekardangan Kwartir Ranting Sidoarjo telah sukses menggelar Lomba Tingkat 1 (LT 1). Kegiatan yang dikemas dalam bentuk perkemahan ini dilaksanakan pada Jum'at-Minggu, 11-12 Agustus 2023. LT 1 bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kepramukaan, menggali potensi pramuka penggalang yang terampil dan turut membentuk Profil Pelajar Pancasila
Lomba Tingkat 1 yang mengusung tema Wujudkan pramuka Giat ,Tangguh dan Berkarakter di adakan selama 2 hari yaitu Jumat - Sabtu 11-12 Agustus 2023. Dan dilaksanakan di lingkungan Pangkalan SDN Sekardangan.
Agenda kegiatan pada hari pertama diantaranya adalah upacara pembukaan, perlombaan, seni budaya, dan keterampilan kepramukaan. 

Pada malam hari dilaksanakan upacara api unggun. Agenda yang senantiasa ditunggu kehadirannya oleh setiap anggota pramuka ketika melakukan perkemahan ini berlangsung sangat khidmat. Kobaran api unggun yang menghangatkan badan menjadi simbol semangat para anggota pramuka. 
Pentas seni menjadi penutup kegiatan malam hari pada LT 1. Tiap regu menampilkan pertunjukan seni dihadapan para peserta dan penonton.

Kegiatan perkemahan hari kedua dimulai pukul 04.30 WIB semua peserta menunaikan ibadah salat Subuh berjamaah. Dilanjutkan dengan kebersihan lingkungan, mandi dan sarapan. Pukul 08.00 WIB peserta LT 1 mengikuti lomba bidang ketangkasan dan olahraga. Seluruh rangkaian kegiatan ditutup pada pukul 11.00 WIB. Perkemahan LT 1 gugus depan SDN Sekardangan diakhiri dengan mengumumkan regu penggalang tergiat. Regu Merak sebagai Regu Tergiat 1 Putra, Regu Zebra sebagai Regu Tergiat 2 Putra dan Regu Badak sebagai Regu Tergiat 3. Regu Sakura sebagai Regu Tergiat 1 Putri, Regu Kapas sebagai Regu Tergiat 2 Putri dan Regu Matahari sebagai Regu Tergiat 3.

Sabtu, 06 Agustus 2022

SDN SEKARDANGAN BERPARTISIPASI DALAM PEMBUKAN PESTA PRASIAGA DI ALUN-ALUN SIDOARJO

             Hari ini di Alun-alun Sidoarjo, Sabtu 06 Agustus 2022, dipenuhi adik-adik anggota pramuka prasiaga. Alun-alun kebanggaan warga Sidoarjo ini dipadati oleh lebih dari 1.000 prasiaga bersama ayah ibundanya. Kegiatan dalam rangka memeriahkan Pesta Prasiaga ini mengambil tema Sehat, Cerdas dan Ceria. Kegiatan ini bertujuan menyambut Hari Pramuka ke 61. Acara dibuka oleh ketua harian Kwatir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Sidoarjo Kak Dr. H Mustain Baladan M.Pd I yang menyampaikan penekanan terhadap kegiatan pramuka yang dilakukan dengan cara yang menyenangkan atau mengembirakan terutama pada tingkatan prasiaga. 

wajah senang anak-anak SDN Sekardangan mengikuti kegiatan

            Acara ini juga dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo Dr. Tirto Adi, M.Pd yang sekaligus sebagai wakil ketua Kwatir Cabang Pembinaan anggota muda yang ikut mendukung dan memberikan semangat bagi terlaksannya kegiatan pesta prasiaga kali ini. 

            Adik-adik SD Negeri Sekardangan turut serta dalam memeriahkan acara ini dengan melakukan gebyar semaphore. Berikut cuplikan semangat adek-adek siaga SD Negeri Sekardangan dalam memeriahkan acara ini. 




 



Kamis, 21 Juli 2022

MPLS SDN SEKARDANGAN TAHUN 2022/2023

         Masa Perkenalan Lingkungan Sekolah atau disebut MPLS adalah memperkenalkan para siswa baru atau kelas 1 pada semua hal yang berhubungan dengan sekolah. Perkenalan ini mencangkup mengenal lebih dekat Bapak/Ibu guru dan para staf karyawan yang bekerja di lingkungan SD Negeri Sekardangan. Selain itu kegiatan ini juga mengcangkup perkenalan kelas 1 terhadap kakak atau siswa kelas 2, 3, 4, 5 dan 6. Mengenal tata letak bangunan sekolah juga menjadi salah satu agenda kegiatan ini. Tidak lupa pula perkenalan terhadap kegiatan ekstra sekolah melalui demontrasi langsung. Demontrasi langsung ini diharapkan dapat menarik kegiatan siswa untuk mengikuti kegiatan ekstra. Keseruan kegiatan MPLS ini dapat dilihat dalam kanal youtube SD Negeri Sekardangan berikut.




 

Jumat, 10 Juni 2022

Demonstrasi Kontekstual

3.3.a.7 Demonstrasi Kontekstual 

Pengelolaan Program yang Berdampak Pada Murid



1. Rancangan program 

                                                                                                  GIAT JUM’AT BERSIH

Sekolah Dasar Negeri Sekardangan merupakan Sekolah Berkarakter dan Ramah Anak. Sekolah kami juga pernah mengikuti Lomba Sekolah Sehat tingkat Kabupaten mewakili Kecamatan Sidoarjo..Dengan berlatar belakang tersebut,saya ingin merencanakan program yang berdampak pada kepemimpinan siswa, Sebuah program yang sebenarnya sudah pernah dilaksanakan tiga tahun yang lalu, tapi karena adanya pandemi program tersebut belum dilaksanakan kembali. Pada kesempatan ini saya ingin memulai lagi program yang membawa dampak positif bagi lingkungan dan warga sekolah yaitu Giat Jumat Bersih.

2. Tujuan Program

Giat jum’at bersih ini adalah sebuah program ko-kurikuler yang selain memiliki tujuan untuk mengembangkan keterampilan merawat lingkungan, namun juga menciptakan interaksi yang positif antar murid dan warga sekolah. Melalui program ini juga diharapkan dapat terwujud suasana belajar yang aman,nyaman dan menyehatkan.

3. Tahapan Bagja

DASAR FILOSOFI KHD 

Maksud pengajaran dan pendidikan yang berguna untuk perikehidupan bersama adalah memerdekakan manusia sebagai anggota persatuan (rakyat).

POIN/KOMPONEN PROFIL PELAJAR PANCASILA YANG DIKEMBANGKAN antara lain :

  1. Mampu bergotong royong. Kepemimpinan murid memungkinkan murid  untuk terlibat dan berinteraksi dengan orang lain, bekerjasama dan berkontribusi dalam masyarakat yang lebih luas.
  2. Beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia. Menumbuhkembangkan kepemimpinan murid akan mendorong murid mengembangkan berbagai sikap-sikap positif yang merupakan pengejawantahan dari iman, ketakwaan dan akhlak mulia.
  3. Berkebinekaan global. Menumbuhkembangkan kepemimpinan murid akan melatih murid-murid kita untuk memiliki pemikiran dan wawasan yang terbuka.
  4. Dapat    berpikir    kritis.    Menumbuhkembangkan    kepemimpinan    murid mendorong murid untuk memiliki kemampuan berpikir kritis karena mereka akan belajar untuk   membuat pilihan dan membuat keputusan yang bertanggung jawab


KARAKTERISTIK LINGKUNGAN PENDUKUNG TUMBUHNYA KEPEMIMPINAN MURID YANG AKAN DIKEMBANGKAN

1. Lingkungan yang menyediakan kesempatan untuk murid menggunakan pola pikir positif dan merasakan emosi yang positif, hingga berkemampuan dan berkeinginan untuk memberikan pengaruh positif kepada kehidupan orang lain dan sekelilingnya.

2. Lingkungan yang mengembangkan keterampilan berinteraksi sosial secara positif, arif dan bijaksana.

3. Lingkungan yang melatih keterampilan yang dibutuhkan murid dalam proses pencapaian tujuan akademik maupun non-akademiknya.


PRAKARSA PERUBAHAN

Giat Jum'at Bersih mengembangkan keterampilan merawat lingkungan dan menciptakan interaksi yang positif antar murid dan warga sekolah

B-A-G-J-A

BUAT PERTANYAAN

Bagaimana kita dapat mengembangkan keterampilan merawat lingkungan dan menciptakan interaksi yang positif antar murid dan warga sekolah?

AMBIL PELAJARAN

  1. Kebiasaan siswa menjaga kebersihan dan merawat lingkungan hanya terbatas pada lingkungan kelasnya masing-masing
  2. Kurangnya interaksi positif teman antar kelas
  3. Menumbuhkan rasa cinta dan peduli terhadap lingkungan sekolah

GALI MIMPI

Giat Jum’at Bersih ini diharapkan menjadi Budaya Positif bagi seluruh warga sekolah

JABARKAN RENCANA sesuai dengan Pengelolaan program yang berdampak pada murid

  1. Memberikan kesempatan kepada murid untuk bertanya,berpendapat,dan berdiskusi tentang kebersihan sekolah dan rencana kegiatan Jumat bersih (SUARA)
  2. Memberikan kesempatan kepada murid untuk membawa alat kebersihan masing-masing dari rumah (PILIHAN)
  3. Memberikan kesempatan kepada murid untuk memilih peran misalnya tempat mana yang akan mereka bersihkan terlebih dahulu secara berkelompok (PILIHAN)
  4. Memberikan kesempatan kepada murid untuk mengatur dan menata taman kelas ataupun lingkungan sekolah (KEPEMILIKAN)

ATUR EKSEKUSI

  1. Program ini terjadwal secara bergantian dimana satu minggu sekali murid di kelas 1,2,3 melaksanakan Giat Jumat bersih ini pada minggu pertama dan ketiga. Sedangkan untuk murid di kelas 4,5,6 melaksanakan Giat Jumat Bersih ini pada minggu kedua dan keempat.
  2. Giat Jumat Bersih ini dilaksanakan secara rutin bersama semua warga sekolah selama 30 menit sebelum kegiatan pembelajaran dimulai.
  3. Penanggung jawab Giat Jumat Bersih adalah Guru

ASET/KEKUATAN/SUMBER DAYA YANG DAPAT DIMANFAATKAN

  1. Alat kebersihan
  2. Murid-murid
  3. Orang tua murid
  4. Lingkungan sekolah
  5. Taman/tanaman
  6. Gedung sekolah
  7. Kebijakan sekolah
  8. Kepala sekolah
  9. Guru dan semua warga sekolah
Oleh :
Nur Indahyanti, S.Pd. SD
Guru SDN Sekardangan
CGP Kabupaten Sidoarjo

Rabu, 08 Juni 2022

SENANG MEMBACA DI SEKOLAHKU

         Membaca adalah jendela dunia. Sebagian besar Informasi yang kita butuhkan juga di dapat dari membaca. Bagi siswa sekolah membaca adalah rutinitas sehari-hari yang dilakukan di sekolah. kegiatan membaca yang menyenangkan akan menjadi motivasi siswa untuk selalu senang dengan kegiatan ini. SDN Sekardangan, bersama Perpustakan daerah mengadakan kegiatan membaca menyenangkan dengan perpustakaan kelilingnya. Mari senang membaca😀


 

MPLS SDN Sekardangan

          MPLS adalah singkatan dari Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah . Kegiatan ini merupakan program orientasi bagi murid baru yang diad...